Tumbang di Kandang, Tottenham Perlu Menjadi Ajax untuk Melaju ke Final

Tumbang di Kandang, Tottenham Perlu Menjadi Ajax untuk Melaju ke Final

Posted by

Pertandingan Tottenham Hotspur melawan Ajax, Rabu (1/5/2019) dini hari WIB, berakhir mengenaskan untuk tuan rumah. Anak-anak asuh Mauricio Pochettino menerima kekalahan dan tidak berhasil menyarangkan goal. Hasil negatif di kandang sendiri ini juga membikin mereka sekarang ada di dalam tempat amat sukar untuk melaju menuju laga pamungkas.

Berdasarkan catatan OPTA, amat sukar untuk sebuah kesebelasan melaju menuju laga pamungkas Liga Champions jika menerima kekalahan di kandang pada leg I semi-final. Dari 17 kans, anomali cuma berlangsung sekali. Menariknya, anomali itu merupakan Ajax pada kompetisi musim 1995-96.

Di kala ini, Ajax yang menyandang status jawara bertahan Liga Champions lebih dulu menjamu Panathinaikos pada semi-final. Alhasil, goal tunggal Krzysztof Warzycha cuma 3 menit menyongsong pertandingan berakhir membikin anak-anak asuh Louis van Gaal gigit jari.

Namun begitu, Danny Blind dkk. bisa membalikkan kondisi di kandang rival pada leg II. Pertandingan baru saja berlangsung 4 menit, Jari Litmanen berhasil menjebol gawang Jozef Wandzik. Hal tersebut diulangi striker dari Finlandia itu di menit ke-77. Adapun goal ke 3 dicetak oleh Noordin Wooter cuma 4 menit sebelum laga usai.

Sehabis ini, tidak 1 juga kesebelasan yang bisa mengulangi anomali Ajax itu. Kesebelasan terbaru yang tidak berhasil berbuat hal tersebut merupakan Bayern Munich pada musim kemarin. Menerima kekalahan 1-2 dari Real Madrid di Allianz Arena pada leg I, mereka tidak berhasil membalikkan kondisi. Di Stadion Santiago Bernabeu, anak-anak asuh Jupp Heynckes cuma seri 2-2.

Leave a Reply

Your email address will not be published.